Jumat, November 13, 2009

Pengingatku : Daftar Repository Lokal Indonesia Ubuntu 9.04 Jaunty

kambing.ui.edu (UI, Telkom, Indosat, OpenIXP, INHERENT)

  1. deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
  2. deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
  3. deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
  4. deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
  5. deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse

ftp.itb.ac.id (ITB, INHERENT)

  1. deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
  2. deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
  3. deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
  4. deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
  5. deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse

foss-id.web.id (Telkom) [Speedy dan Flash Recommended]

  1. deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
  2. deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
  3. deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
  4. deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
  5. deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse

mirror.its.ac.id (ITS, INHERENT)

  1. deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu jaunty main multiverse restricted universe
  2. deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu jaunty-security main multiverse restricted universe
  3. deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu jaunty-backports main multiverse restricted universe
  4. deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu jaunty-updates main multiverse restricted universe

mirror.cbn.net.id (OpenIXP)

  1. deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
  2. deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
  3. deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
  4. deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
  5. deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse

komo.vlsm.org

  1. deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
  2. deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
  3. deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
  4. deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
  5. deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse
sumber : http://nursandi-jurnal.web.id/2009/06/daftar-repository-lokal-indonesia-ubuntu-904-jaunty/

Selasa, September 15, 2009

Ayo optimalkan 10 malam terakhir Ramadhan

Sahabat, salah satu tantangan atau mungkin bisa jadi hanya alasan semata untuk menghidupkan malam di 10 malam terakhir Ramadhan adalah besoknya harus gawe, tidurnya gimana, pasti lemes jadinya, ngantuk deh seharian besoknya, dan mungkin selusin alasan lainnya ...

Lalu ada seorang ustadz bertanya, Siapa yang berkuasa membuatmu mengantuk? Siapa yang berkuasa mencabut kantuk itu? Semua menjawab serentak "Allah SWT" ...
Lantas, apa yang anda kuatirkan? Ya sudah mohon kekuatan kepada-Nya ...

Ayo tinggal beberapa malam lagi, optimalkan dan jangan menjadi orang yang lalai dari mengingat Allah... tidak ada jaminan Ramadhan tahun depan dapat kita nikmati kembali ...

Senin, September 14, 2009

Ayo, berinfak, ayo keluarkan zakat, ayo bersedekah...

Ketika si kaya sayang pada si miskin, dan si miskin tidak berputus asa akan karunia dan kasih sayang Allah SWT, hmm.... so sweet....

Bukankan salah satu ciri orang yg muttaqien ialah orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit (QS. Ali-'Imran:133-134)....

Allah mencintai orang kaya yg dermawan, tetapi lebih cinta pd orang miskin yg dermawan...(potongan salah satu hadist qudsi)...

Sahabat, ayo berinfak...

Kamis, September 03, 2009

Jangan cepat-cepat !!!

Dari Abu Hurairah, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang shalat mukhtashiron.” (HR. Bukhari dan Muslim). Sebagian ulama menafsirkan ikhtishor (mukhtashiron) dalam hadits ini adalah shalat yang ringkas (terburu-buru), ...tidak ada thuma’ninah ketika membaca surat, ruku’ dan sujud. (Lihat Syarh Bulughul Marom, Syaikh ‘Athiyah Muhammad Salim, 49/3)

Rabu, Juli 29, 2009

Tentang minuman beralkohol

Pagi ini, saat membaca detikbandung, mata saya tertuju pada headline tentang perda minuman beralkohol (http://bandung.detik.com/read/2009/07/28/190343/1173204/486/ayi-sambut-gembira-soal-perda-minuman-alkohol), wah ini bakal bagus, hebat, dan segenap rasa optimis lainnya bercampur dibenakku. Setelah saya membacanya, waduh, pertama ini baru sebatas gagasan MUI dan akan akan menjadi agenda pembahasan di DPRD Kodya Bandung. Kedua, bahwa menurut di berita tersebut, yang saya tangkap hanyalah menertibkan izin penjualan minuman beralkohol, jadi kalo nanti sah perda tersebut, harapan saya ternyata masih jauh dari kenyataan, "setiap orang" bebas saja mengkonsumsi minuman beralkohol, asal di tempat tertentu yang sudah mempunyai izin, ya tentunya izin dari pemerintah daerah kali ya. Berarti saat ini bebas menjual minuman beralkohol yang legal ya? Nah saya juga baru tahu beberapa waktu yang lalu, bahwa minuman beralkohol itu ada yang legal dan ada yang ilegal lho... jelasnya tanyain aja ke pihak yang berwenang.

Minuman beralkohol itu khamr, khamr itu haram...

Bagi saya, bahwa minuman beralkohol itu adalah khamr, dan khamr itu haram, sedikit atau banyak tetap saja haram untuk dikonsumsi, dibuat, atau dijual.

Sungguh aneh tatkala melihat banyak yang orang-orang yang mengaku beragama islam berlomba-lomba, berusaha sekuat mungkin, agar dapat menjadi wakil rakyat dan pemimpin di daerah maupun di pusat, kalo setelah menjadi wakil rakyat dan pemimpin, mereka secara sah melegalkan penjualan minuman beralkohol, dengan sendirinya melegalkan, bahkan membuat fasilitas agar saudara seimannya mengkonsumsi minuman beralkohol. Tidakkah kita meyakini bahwa minuman beralkohol itu haram? tidakkah kita sebagai muslim telah ingkar terhadap larangan Allah SWT? Atau mungkin kita telah menjadikan Allah SWT hanya pada porsi ritual ibadah saja? sedang dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara kita tidak peduli lagi, bagaimana demokrasi menuntunnya saja, bela mereka, tidak kawan, tidak wahai para pemimpin, pengabdian terhadap Allah SWT adalah tujuan kita melalui islam.

Harapan

Indonesia memang merupakan negara yang kompleks sekaligus unik. Namun tetap saja umat islam adalah mayoritas, begitu pula dengan para pemimpin dan wakil rakyat yang telah terpilih. Harapan saya bahwa, kenapa sih para wakil rakyat dan para pemimpin yang mayoritas muslim itu tidak membuat peraturan yang melarang peredaran minumal beralkohol, baik untuk dibuat, dijual, maupun dikonsumsi? kan di Indonesia tidak semua muslim, ya buat saja peraturan ini khusus WNI yang beragama Islam. Lalu ada juga beberapa sahabat yang tidak mempersoalkannya dari sisi keyakinan beragama. Jawabannya sederhana saja, saya tidak mengkonsumsi minuman beralkohol karena tidak baik bagi kesehatan tubuh. Cobalah tanya kepada para ahli medis alias dokter, adakah manfaat mengkonsumsi minumal beralkohol?

Dengan pemerintah bersama wakil rakyat membuat peraturan pelarangan pengedaran, penjualan, dan mengkonsumsi minuman beralkohol, bukankah itu adalah langkah melindungi kesehatan segenap Rakyat Indonesia, melindungi kesejahteraan rakyat, dan mengayomi kami semua? bukankah itu juga adalah kampanye bapak sekalian yang terhormat???

Selasa, Juni 23, 2009

Tentang Do'a

Alhamdulillah...
Allahumma solli 'ala muhammad wa 'ala ali muhammad...

Tentang do'a, yang aq ketuahui tentang do'a yakni segala permintaan, keinginan, harapan, dan sejenisnya dari seorang hamba kepada Allah SWT. Ya hanya kepada Allah SWT sajalah tempat kita berdo'a, meminta segala sesuatu, berserah diri atas segala taqdirnya. Dan Allah SWT pun dalam Al-Qur'an menyeru kepada hambanya untuk meminta kepadanya, dan juga tidak kurang dari 17 kali kita membuat pernyataan, "Hanya kepada engakulah (Allah SWT) kami menyembah dan hanya kepada engkaulah (Allah SWT) kami memohon pertolongan". Lalu selanjutnya kita pun meminta "Tunjukilah kami jalan yang lurus".

Harapan setiap kita yang memanjatkan do'a yakni di-ijabahnya do'a kita. Namun jangan sampai kita berputus asa dalam berdo'a, sebab beberapa hal yang aq renungkan bahwa :

  • Setiap kita hanyalah hambanya, hanya salah satu makhluk Allah SWT, tidak ada hak sedikitpun kita mengatur atau memaksa Allah SWT untuk meng-ijabah do'a kita. Hak mutlak Allah SWT untuk menjawab atau meng-ijabah doa hambanya.
  • Hematku, jangka waktu di-ijabahnya do'a kita tidak tentu, ada kalanya sangat jelas, ada kalnya pun kita tidak sadar bahwa do'a kita telah di-ijabah oleh Allah SWT. Ketika kita akan menghadapi tes kerja, dengan khusyuk kita berdo'a agar hasilnya baik, dan kita berhasil diterima di tempat kerja yang kita damba. Tetapi terkadang setelah kita berhasil diterima kerja, sedikit sekali kita bersyukur kepada Allah SWT, kita sedikit terlupa bahwa itu tiada lain adalah ketetapan Allah SWT, di-ijabahnya do'a kita. Wallahu 'alam. Sebaliknya, ketika kita ternyata tidak berhasil dalam tes kerja tersebut, dengan serta merta kita berpikir dan bergumam bahwa Allah SWT tidak menerima atau meng-ijabah do'a kita. Allah SWT maha baik, Allah SWT Maha Penerima Do'a, Maha Pemberi, Maha Pengasih, dan Kata Allah SWT, "Aku sebagaimana persangkaan hambaku".... Jadi bersabarlah, begitu banyak hakikat di balik ditundanya ijabah do'a kita. Salah satunya antara lain yang sering saya cam-kan, bahwa bisa jadi jika do'a saya, keinginan, harapan saya itu bukanlah yang terbaik bagiku, bisa jadi hal itu akan membuatku tidak istiqomah, tidak lebih baik dalam beribadah, sedang aq yakin Allah SWT telah memilihkan aq solusi atau tujuan yang terbaik untukku. Atau juga bisa jadi di-ijabhnya do'a kita itu untuk sementara di tunda oleh Allah SWT, menguji kesabaran kita, menguji ketebalan iman dan taqwa kita, dan tentu masih banyak hakikat lain bila kita tafakkuri. Allah SWT berfirman bahwa "Yaitu orang-orang yang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) : Ya Tuhan kami, Tiadalah engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka".
  • Lalu hal yang tak kalah pentingnya yakni, ketika kita ingin seseorang berbuat baik kepada kita, atau ingin agar Ayah dan Ibu membelikan buku baru, tentu saja kita akan berbuat sedemikian rupa agar mereka senang kepada kita. Begitu pula setelah kita memanjatkan do'a, maksimalkan ikhtiar, lakukan audit dan lakukan revisi atas ibadah kita, lalu jangan berputus asa untuk terus berdo'a, lalu siapkanlah hati kita untuk bertawaqqal.
  • Setelah semua maksimal, tidakkah kita meyakini bahwa sebaik-baik balasan Allah SWT adalah nikamt syurga-nya. Subhanallah....
So, masih haruskan kita berprasangka tidak baik kepada Allah SWT, masihkah kita harus berputus asa?

Rabu, Juni 03, 2009

PKS oh PKS

Kalo ga salah pak tifatul (presiden PKS) berujar seperti ini :
“Apa kalau istrinya berjilbab lalu masalah ekonomi selesai? Apa pendidikan, kesehatan, jadi lebih baik? Soal selembar kain saja kok dirisaukan.”

Dari konteks kalimatnya mungkin tidak ada yang salah, hanya saja bagi saya, sebagai seorang muslim, jilbab bukan hanya sekadar selembar kain saja. Seorang muslimah pastinya akan menutup auratnya, salah satunya dengan berjilbab, dalam rangka menaati perintah Allah SWT